Modus Maling Celengan Ditukar dengan Uang Mainan Dipasar Pagi Dadok Tunggul Hitam Kota Padang

  • Administrator
  • Sabtu, 03 Oktober 2026 18:13
  • 38 Lihat
  • Daerah
Globalpost.co.id (Padang) – Tepatnya 2 September 2026 Seorang Pedagang Aksesoris dan bawang bu Ani yang berdagang Aksesoris dan bawang dipasar Pagi Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto tangah Kota Padang Kaget dan Sedih setelah Uang Celengannya yang sudah hampir 3 bulan di isinya saat dibuka berubah Menjadi Uang Mainan.
 
Padahal Uang itu seyogyanya akan dipergunakan untuk Membayar Cicilan Bank dan Tambahan belanja untuk dagangannya.
 
Saat Global Post Mengkonfirmasi Kejadian tersebut kepada bu Ani yang Menjadi Korban Kemalingan Celengan tersebut yang diganti dengan sejumlah uang mainan memaparkan kronologis kejadiannya.
 
“Saya mempunyai 2 Celengan yang Satu celengan Uang bawang dan yang satu lagi celengan uang Aksesoris, karena saya butuh Uang untuk belanja Aksesoris,maka saya Membuka Salah satu Celengan Itu, yaitu Celengan Uang Aksesoris yang saya Hitung Sudah ada Sekitar 2,5 Jutaan. Namun setelah Saya buka celengan itu, saya merasa Kaget karena celengan itu hanya berisi Rp. 505.000 berarti Uang Itu Sudah berkurang 2 Jt Rupiah, katanya.
 
Masih menurut pengakuan Bu Ani, Maka dengan Kejadian Itu Celengan yang satu lagi yang berisi Celengan Uang bawang yang saya Isi setiap harinya sebanyak Rp. 80.000
saya bawa Pulang karena Takut berkurang Juga Isinya. Kemudian sesampainya di rumah Celengan Itu saya buka, Ternyata Isinya Uang Mainan yang terdiri dari Uang Mainan RP. 100.000, 50.0000, 20.000, 100.000, 2000 dan Ribuan Rupiah. Padahal Uang yang saya masukan ke celengan Itu Sebanyak RP.80.000 perhari sudah berjalan Hampir 3 bulanan. Diperkirakan Uang dalam Celengan Itu jumlahnya sekitar 6 juta lebih. Berarti Uang saya Hilang sekitar Rp. 8,5 Jt, ujar Bu Ani menguraikan kehilangannya dengan Nada Sedih.
 
Dari Pantauan Global Post di lokasi Kejadian di Warung Korban berdagang, memang Warung yang dibangun dengan Kayu dan Triplek Ini Kurang Aman, disamping Bangunannya berbahan Kayu. Plafon Warung Ini bagian dalamnya  ada yang terbuka dan berkemungkinan bisa dimasuki Maling, bahkan Warung ini juga Menyatu dengan Warung lainnya.
 
Dimohon kepada pihak keamanan pasar untuk lebih meningkatkan pelayanan dan keamanan pasar, terutama bagi para pedagang yangkerap menjadi korban pencurian. (Johan. R)

Komentar

0 Komentar

Tanya Admin