Wujud Syukur Hasil Panen melimpah, Pemdes Langengsari Gelar Sedakah Bumi dan Doa Bersama

  • Administrator
  • Rabu, 21 Oktober 2026 14:45
  • 24 Lihat
  • Nusantara
Globalpost.co.id (Indramayu)  – Pemerintah Desa Langgengsari menggelar kegiatan Sedekah Bumi yang dirangkaikan dengan kumpul tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas hasil panen yang melimpah. Kegiatan tersebut berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Lelea, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, perangkat desa dan warga setempat.
 
Acara Sedekah Bumi yang dilaksanakan pada hari Rabu, (21/10/2026) berlangsung meriah dan masyarakat tumpah ruah membawa tumpeng sesedekahan di area persawahan desa Langgengsari, Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
 
Kegiatan Sedekah Bumi merupakan salah satu tradisi masyarakat yang dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat dan rezeki yang diberikan oleh Allah SWT. Selain melestarikan tradisi dan budaya lokal, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
 
Kehadiran Forkopimcam Lelea dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, pemerintah kecamatan, dan masyarakat.
 
Kuwu desa Langgengsari, Warcita berharap kegiatan Sedekah Bumi tidak hanya menjadi agenda tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, serta kepedulian sosial di tengah masyarakat.
 
Melalui kegiatan ini, Warcita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, melestarikan budaya leluhur, dan meningkatkan semangat berbagi kepada sesama.
 
Warcita menambahkan, dengan semangat kebersamaan tersebut, kegiatan Sedekah Bumi diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud rasa syukur sekaligus upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, peduli, dan sejahtera," ucapnya.
 
Ditempat terpisah, Edi Sutarno yang akrab disapa bos Edi sebagai tokoh masyarakat, mengapresiasi terhadap masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan budaya kearifan lokal.
 
“Alhamdulillah meski di tahun ini ada fenomena musim kemarau panjang namun para petani masih bisa menuai hasil panen, semoga tahun depan para petani makin makmur dan tidak kekurangan air untuk lahan pertaniannya,” ujarnya.
 
Edi berharap mudah-mudahan akhir tahun ini air bisa mengaliri lahan persawahan sehingga petani dapat lebih awal menggarap lahan pertanian,” harapnya.
 
Selain doa bersama, acara pun diiringi pergelaran seni budaya Wayang Kulit Purwa Satria Langen Budaya sebagai simbol khas kesenian daerah. (Rudi)

Komentar

0 Komentar

Tanya Admin