Akses Jalan Warga Desa Sawangan ke Makam dan Lahan Pertanian Tertutup

  • Administrator
  • Kamis, 09 Juli 2026 08:57
  • 66 Lihat
  • Daerah

GLOBALPOST.co.id (Subang) – Warga Desa Sawangan mengeluhkan tertutupnya akses jalan yang selama ini digunakan untuk menuju area pemakaman desa dan lahan pertanian. Penutupan akses tersebut terjadi akibat pembangunan jalan tol sementara yang menjadi jalur menuju pabrik BYD.

Akibat tidak tersedianya akses alternatif, masyarakat terpaksa menyeberangi jalan utama dengan arus lalu lintas yang padat untuk mencapai pemakaman maupun lahan pertanian mereka. Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan warga.

Berdasarkan keterangan warga, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir telah terjadi sedikitnya empat kali kecelakaan di lokasi tersebut. Insiden terbaru menimpa Bpk Alang (55), seorang warga yang mengalami kecelakaan saat melintas di kawasan itu.

Menanggapi kondisi tersebut, Ketua Forum Masyarakat Subang Smartpolitan (Formass), Ukur Purba, ST, meminta agar jalan tol sementara menuju pabrik BYD tidak dioperasikan terlebih dahulu sebelum tersedia akses penyeberangan yang aman bagi masyarakat.

"Kami meminta agar akses jalan tol sementara menuju BYD jangan dibuka terlebih dahulu sebelum tersedia akses penyeberangan yang aman bagi masyarakat. Keselamatan warga harus menjadi prioritas," ujar Ukur Purba.

Sementara itu, Wakil Ketua Relokasi Makam bpk Haerudin menyampaikan bahwa sebelumnya masyarakat pernah mendapatkan janji dari pengembang Subang Smartpolitan SCI untuk menyediakan akses jalan bagi warga. Namun, hingga saat ini akses yang dijanjikan tersebut belum terealisasi.

Menurutnya, keberadaan akses jalan tersebut sangat penting karena tidak hanya digunakan untuk menuju area pemakaman, tetapi juga sebagai jalur menuju lahan pertanian yang menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Warga berharap pemerintah daerah, pengembang, serta pihak terkait dapat segera memberikan solusi dengan membangun akses penyeberangan atau jalur penghubung yang aman sebelum jalan tol sementara menuju kawasan industri dioperasikan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serupa dan menjamin keselamatan masyarakat yang setiap hari beraktivitas di kawasan tersebut. (Johari)

Komentar

0 Komentar

Tanya Admin